Sejarah Desa Lembang, Bandung bermula dari pemukiman para petani dan nelayan yang menetap di kaki pegunungan dengan iklim sejuk. Letaknya yang strategis di dekat kawasan pariwisata membuat desa ini sejak lama dikenal sebagai pusat kegiatan pertanian tradisional dan kerajinan lokal.
Pada masa kolonial, Desa Lembang mengalami perkembangan pesat dengan pengaruh budaya dan teknologi modern yang memperkenalkan metode pertanian baru. Masyarakat setempat pun mulai mengadopsi inovasi sambil tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal, sehingga terbentuklah identitas yang unik dan harmonis.
Seiring waktu, desa ini terus berkembang dan bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik, tanpa mengesampingkan warisan budaya dan lingkungan aslinya. Kisah perjuangan dan gotong royong para pendahulu menjadi fondasi yang menginspirasi generasi masa kini untuk mempertahankan dan mengembangkan Desa Lembang sebagai komunitas yang mandiri dan berkelanjutan.